Inti Artikel

Potong kuku dan bersihkan telinga bukan sekadar estetika — ini bagian penting dari kesehatan kucing dan anjing yang sering diabaikan. Konsultasi via WhatsApp.

Panduan

Potong Kuku & Bersih Telinga Kucing & Anjing: Panduan Rutin

17 Mei 2026
2 min read
Potong Kuku & Bersih Telinga Kucing & Anjing: Panduan Rutin

Potong kuku dan bersihkan telinga adalah dua prosedur grooming dasar yang paling sering diabaikan pemilik hewan — bukan karena tidak peduli, tapi karena tidak tahu seberapa penting dan seberapa sering harus dilakukan.

Kenapa Ini Lebih dari Sekadar Estetika

Jangan Tunggu Sampai Parah!

Chat Dokter via WhatsApp

Kuku Terlalu Panjang

Kuku yang tidak dipotong bisa melengkung ke dalam dan menusuk bantalan kaki — sangat menyakitkan dan bisa terinfeksi. Pada anjing, ini juga mengubah postur berjalan dan membebani sendi. Pada kucing indoor yang tidak mengasah kuku di luar, ini lebih cepat terjadi.

Telinga Tidak Dibersihkan

Kotoran dan minyak menumpuk menjadi cerumen padat yang menjadi media pertumbuhan bakteri dan jamur. Infeksi telinga (otitis) adalah salah satu penyakit paling umum ditangani dokter hewan — dan sebagian besar bisa dicegah dengan pembersihan rutin 2–4 minggu sekali.

Bulu Kusut pada Kucing Berbulu Panjang

Bulu yang menggumpal (mats) bisa menarik dan menyakiti kulit di bawahnya, menjadi sarang kutu, dan menyembunyikan luka atau tonjolan kulit yang tidak terdeteksi.

Panduan Frekuensi Perawatan Dasar

Perawatan Kucing Anjing
Potong kuku Setiap 3–4 minggu Setiap 3–6 minggu
Bersihkan telinga Setiap 2–4 minggu Setiap 2–4 minggu (lebih sering: anjing telinga terkulai)
Mandi 1–3 bulan sekali 2–4 minggu sekali
Sisir bulu Mingguan (berbulu panjang: tiap hari) 2–3 kali seminggu

Cara Membersihkan Telinga yang Benar

  1. Gunakan ear cleaner khusus hewan — jangan pakai alkohol atau H2O2
  2. Teteskan cairan ke dalam saluran telinga sesuai dosis produk
  3. Pijat pangkal telinga selama 30 detik — akan terdengar suara "squelch"
  4. Biarkan hewan menggelengkan kepalanya untuk mengeluarkan kotoran yang sudah dilunakkan
  5. Lap bagian dalam daun telinga dengan kapas — jangan gunakan cotton bud ke dalam saluran

💡 Gabungkan dengan Kunjungan Dokter

Potong kuku dan pembersihan telinga bisa sekaligus dilakukan saat kunjungan vaksin atau checkup rutin — tidak perlu jadwal terpisah. Dokter hewan juga bisa mendeteksi masalah awal (infeksi telinga, kuku yang mulai melengkung) sebelum menjadi serius.

Panggil Dokter ke Rumah

Chat via WhatsApp

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Seberapa sering kuku kucing dan anjing harus dipotong?
Kucing indoor: setiap 3–4 minggu. Kucing outdoor: sedikit lebih jarang karena kuku terkikis alami. Anjing kecil: setiap 3–4 minggu. Anjing besar yang aktif di luar: setiap 4–6 minggu (aspal membantu mengikis). Tanda kuku sudah terlalu panjang: terdengar bunyi "klak klak" saat berjalan di lantai keramik.
Apa yang terjadi jika telinga kucing atau anjing tidak dibersihkan?
Kotoran dan minyak menumpuk menjadi cerumen padat yang menjadi media tumbuh bakteri dan jamur. Otitis eksterna (infeksi telinga luar) adalah salah satu penyakit paling umum pada anjing dan kucing — dan mayoritas kasus bisa dicegah dengan pembersihan telinga rutin. Gejala: kucing atau anjing sering menggaruk telinga, menggelengkan kepala, atau ada bau tidak sedap dari telinga.
Bisakah memotong kuku dan membersihkan telinga sendiri di rumah?
Bisa, dengan peralatan yang benar. Untuk potong kuku: gunakan nail clipper khusus hewan, potong hanya ujungnya (hindari "quick" yang berisi pembuluh darah — terlihat seperti bagian merah muda di dalam kuku putih/transparan). Untuk telinga: gunakan ear cleaner khusus hewan, teteskan, pijat pangkal telinga 30 detik, biarkan hewan menggelengkan kepala, lap dengan kapas. Jangan gunakan cotton bud — bisa mendorong kotoran lebih dalam.
Kuku yang terlalu panjang bisa menyebabkan masalah apa?
Kuku yang tidak dipotong bisa melengkung dan menusuk bantalan kaki — sangat menyakitkan dan rentan infeksi. Pada anjing, kuku yang terlalu panjang mengubah cara berjalan dan bisa menyebabkan nyeri sendi jangka panjang. Pada kucing indoor, kuku panjang lebih mudah tersangkut karpet atau kain dan bisa patah secara traumatik.
Kapan sebaiknya minta bantuan dokter hewan untuk perawatan ini?
Minta bantuan dokter hewan jika: hewan sangat agresif dan tidak bisa dipegang, kuku sudah terlalu panjang sampai melengkung ke dalam, ada tanda infeksi telinga (bau, keluar cairan, sangat kemerahan), atau hewan kesakitan saat proses. Dokter hewan bisa melakukan prosedur ini sekaligus dengan pemeriksaan rutin sehingga lebih efisien.
BV

Ditinjau Medis Oleh

Tim Medis Birawa

Artikel ini telah diverifikasi oleh tim medis kami untuk memastikan akurasi informasi kesehatan hewan.

Disclaimer Medis

Informasi di artikel ini bersifat edukasi umum dan tidak dimaksudkan menggantikan konsultasi langsung dengan dokter hewan.

Setiap hewan memiliki kondisi unik. Jangan ragu untuk mencari bantuan profesional jika hewan peliharaan Anda sakit.

Bagikan Artikel

WhatsApp X / Twitter

Jadwalkan Vaksin ke Rumah

Dokter datang ke rumah. Core & non-core vaccine lengkap, buku vaksin resmi, tanpa antri klinik.

Baca Artikel Lainnya

Lihat Semua