Kesehatan

Kucing Cacingan: Ciri-Ciri, Gejala, Obat, dan Cara Mencegahnya

22 March 2026
6 min read
Kucing Cacingan: Ciri-Ciri, Gejala, Obat, dan Cara Mencegahnya

Kucing cacingan adalah masalah kesehatan yang sangat umum namun sering diabaikan — justru karena gejalanya sering tidak terlihat jelas di awal. Padahal, infestasi cacing yang dibiarkan bisa menyebabkan anemia, malnutrisi berat, kerusakan organ, bahkan kematian, terutama pada anak kucing.

Di Indonesia, hampir 70-80% kucing liar dan kucing yang belum pernah diobat cacing membawa parasit di dalam tubuhnya. Bahkan kucing peliharaan yang tinggal di dalam rumah pun tidak sepenuhnya aman. Artikel ini membahas semua yang perlu Anda tahu: jenis cacing, gejala, cara diagnosis, pengobatan, dan pencegahan.

Don't Wait Until It's Too Late!

Consult your pet's symptoms now via WhatsApp. Free initial screening.

Chat Vet via WhatsApp

Jenis-Jenis Cacing yang Menyerang Kucing

Ada beberapa jenis cacing yang umum menginfeksi kucing di Indonesia:

🔵 Cacing Gelang (Toxocara cati)

Paling umum. Panjang bisa mencapai 10 cm, hidup di usus halus.

  • Menular lewat kotoran, susu induk, tikus
  • Berbahaya untuk anak kucing
  • Bisa menular ke manusia (zoonosis)

🟠 Cacing Pita (Dipylidium caninum)

Berbentuk segmen seperti biji wijen/beras, menempel di anus atau kotoran.

  • Disebarkan oleh kutu yang tertelan saat kucing grooming
  • Kucing dengan riwayat kutu hampir pasti terinfeksi
  • Obat cacing biasa tidak mempan — butuh Praziquantel

🔴 Cacing Tambang (Ancylostoma)

Sangat berbahaya — menghisap darah dari dinding usus.

  • Menyebabkan anemia berat dan diare berdarah
  • Masuk lewat kulit kaki atau mulut
  • Mengancam jiwa pada anak kucing

🟡 Cacing Jantung (Dirofilaria)

Lebih jarang, tapi paling mematikan — hidup di jantung dan paru-paru.

  • Disebarkan oleh nyamuk
  • Tidak ada antidot yang aman untuk kucing
  • Pencegahan jauh lebih penting dari pengobatan

Ciri-Ciri dan Gejala Kucing Cacingan

Infeksi ringan sering tanpa gejala. Gejala mulai muncul ketika jumlah cacing sudah signifikan:

Gejala Umum Kucing Cacingan:

  • Perut buncit tapi badan kurus (terutama anak kucing)
  • Berat badan turun meski nafsu makan normal/tinggi
  • Bulu kusam, rontok, dan tampak tidak sehat
  • Diare, kadang berlendir atau berdarah — lihat juga [internal_link slug="kucing-anjing-mencret-diare-berdarah-lemas" text="panduan diare pada kucing dan anjing"]
  • Muntah, kadang mengeluarkan cacing — lihat juga kenapa kucing muntah tapi masih mau makan
  • Terlihat biji seperti beras/wijen di sekitar anus atau kotoran
  • Menggosok pantat ke lantai (scooting)
  • Gusi pucat (tanda anemia akibat cacing tambang)
  • Lemas, lesu, tidak bersemangat bermain
  • Batuk kronis (bisa tanda cacing larva bermigrasi ke paru)

⚠️ Kondisi Darurat — Segera Hubungi Dokter Hewan:

Anak kucing dengan perut sangat buncit dan gusi pucat, kucing yang muntah berulang mengeluarkan cacing, atau kucing lemas tidak mau makan adalah kondisi darurat yang bisa fatal dalam hitungan jam tanpa penanganan.

Shareloc Sekarang, Dokter Terdekat Segera Meluncur

Kirim Shareloc dan keluhan singkat hewan Anda via WhatsApp. Tim Birawa Vet akan mengkonfirmasi apakah alamat Anda tercover dan menjelaskan estimasi biaya sebelum Anda mengunci jadwal.

Panggil Dokter Terdekat via WhatsApp

Cara Mendiagnosis Cacingan pada Kucing

Diagnosis yang akurat penting karena jenis obat berbeda untuk jenis cacing yang berbeda. Dokter hewan biasanya melakukan:

  1. Pemeriksaan kotoran (fecal examination) — mengidentifikasi telur cacing di bawah mikroskop. Akurat untuk cacing gelang, tambang, dan sebagian cacing pita.
  2. Pemeriksaan fisik — palpasi perut, cek kondisi bulu, warna gusi, berat badan, dan kondisi umum.
  3. Pemeriksaan darah (CBC) — untuk mendeteksi anemia akibat infestasi berat atau curiga cacing jantung.
  4. Antigen test / Tes khusus cacing jantung — tes tambahan jika ada indikasi infeksi Dirofilaria.

Pengobatan Kucing Cacingan

Tidak semua obat cacing efektif untuk semua jenis cacing. Ini perbandingannya:

Nama Obat Efektif untuk Cara Pemberian
Pyrantel Pamoate Cacing gelang, cacing tambang Oral (tablet/sirup), 1x dosis
Praziquantel Cacing pita Oral atau injeksi
Fenbendazole Cacing gelang, tambang, Giardia Oral, 3–5 hari berturut-turut
Milbemycin / Selamectin Cacing gelang, tambang, cacing jantung (pencegahan) Spot-on atau oral, bulanan
Kombinasi (Drontal, dll.) Spektrum luas (gelang + pita + tambang) Oral, 1x dosis atau per berat badan

⚠️ Penting: Jangan Sembarangan Beli Obat Cacing

Beberapa obat cacing manusia (seperti Albendazole dosis tinggi) bisa bersifat neurotoksik untuk kucing. Obat cacing anjing juga tidak selalu aman untuk kucing. Dosis berlebih pada kucing kecil sangat berbahaya. Selalu konsultasikan dengan dokter hewan untuk dosis yang tepat sesuai berat badan dan kondisi kucing.

Jadwal Obat Cacing yang Direkomendasikan

Usia / Kondisi Frekuensi Obat Cacing
Anak kucing 2–8 minggu Setiap 2 minggu
Kitten 2–6 bulan Setiap 1 bulan
Kucing dewasa indoor Setiap 3–4 bulan (4x setahun)
Kucing dewasa outdoor / semi-outdoor Setiap 1–3 bulan
Induk kucing (sebelum/sesudah melahirkan) Sebelum dan sesudah partus, sesuai saran dokter

Cara Mencegah Kucing Cacingan

🐱 Tips untuk Pemilik Baru (Kucing Rescue / Adopsi)

Kucing hasil rescue atau adopsi dari jalanan hampir pasti membawa cacing. Langkah pertama yang wajib dilakukan: (1) obat cacing segera setelah kondisi stabil, (2) vaksinasi sesuai jadwal yang tepat, (3) pemeriksaan feses dan fisik menyeluruh. Jangan tunda karena infestasi bisa menular ke kucing lain di rumah. Untuk anak kucing tanpa induk, baca juga panduan merawat kitten tanpa induk.

Ingin tahu estimasi biaya untuk keluhan anabul Anda hari ini?

Kirim usia, berat badan kira-kira, gejala utama, dan lokasi rumah melalui WhatsApp. Tim Birawa Vet akan membantu menyusun estimasi biaya yang wajar sebelum Anda memutuskan booking.

Chat Admin untuk Cek Harga

Cacingan pada Kucing vs Anjing — Apa Bedanya?

Banyak orang menggunakan obat cacing yang sama untuk kucing dan anjing. Ini berbahaya karena beberapa alasan:

Selalu gunakan produk yang memang berlabel aman dan berindikasi untuk kucing, dengan dosis berdasarkan berat badan aktual.

Kapan Harus ke Dokter Hewan?

Segera konsultasikan ke dokter hewan jika:

Birawa Vet menyediakan layanan home visit dokter hewan ke rumah Anda — pemeriksaan feses, obat cacing, dan konsultasi tanpa perlu membawa kucing keluar rumah.

BV

Medically Reviewed by

Tim Dokter Hewan Birawa Vet

This article has been verified by our medical team to ensure veterinary information accuracy.

Medical Disclaimer

The information in this article is for general educational purposes only and is not a substitute for direct consultation with a veterinarian.

Every pet has unique conditions. Do not hesitate to seek professional help if your pet is sick.

Schedule Home Vaccination

Vet comes to your home. Complete vaccines, official booklet, no clinic queues.

Read Next

View All
Free Triage Consult Book Vet Now