Inti Artikel

Anjing cacingan bisa menyebabkan kematian jika diabaikan, terutama pada puppy. Kenali gejala anjing cacingan, jenis cacing yang paling. Konsultasi via WhatsApp.

Kesehatan

Anjing Cacingan: Gejala, Jenis Cacing, Obat, dan Jadwal Pencegahan

02 Juni 2026
2 min read
Anjing Cacingan: Gejala, Jenis Cacing, Obat, dan Jadwal Pencegahan

Cacingan adalah salah satu masalah kesehatan paling umum pada anjing di Indonesia — dan salah satu yang paling sering diabaikan. Padahal infestasi cacing berat, terutama pada puppy, bisa menyebabkan anemia parah, malnutrisi, gagal organ, bahkan kematian.

Jenis Cacing yang Menyerang Anjing

Jangan Tunggu Sampai Parah!

Chat Dokter via WhatsApp

Cacing Gelang (Toxocara canis)

Paling umum, terutama pada puppy. Panjang hingga 18 cm. Menular lewat kotoran, tanah, susu induk, atau tikus. Bisa menular ke manusia (zoonosis).

Cacing Tambang (Ancylostoma)

Sangat berbahaya — menghisap darah dari dinding usus. Menyebabkan anemia berat dan diare berdarah. Bisa masuk melalui kulit kaki anjing yang berjalan di tanah terkontaminasi.

Cacing Pita (Dipylidium)

Disebarkan oleh kutu yang tertelan saat anjing grooming. Terlihat sebagai segmen mirip biji wijen di kotoran atau anus. Tidak mempan obat cacing biasa — butuh Praziquantel.

Cacing Jantung (Dirofilaria immitis)

Paling mematikan — hidup di jantung dan arteri paru. Disebarkan oleh nyamuk. Studi prevalensi heartworm di Indonesia masih terbatas, tapi karena iklim tropis mendukung populasi nyamuk vektor sepanjang tahun, risiko paparan relevan untuk didiskusikan dengan dokter hewan. Tidak ada pengobatan yang aman dan terjangkau untuk anjing yang sudah terinfeksi — pencegahan adalah satu-satunya pilihan.

Gejala Anjing Cacingan

  • Perut buncit, badan kurus (terutama puppy)
  • Bulu kusam, rontok, dan kurang sehat
  • Berat badan turun meski makan lahap
  • Diare, kadang berdarah atau berlendir
  • Muntah — kadang ada cacing terlihat
  • Cacing terlihat di kotoran (seperti mie/spaghetti)
  • Segmen cacing pita di sekitar anus
  • Menggosok pantat ke lantai (scooting)
  • Gusi pucat (tanda anemia berat)
  • Batuk kronis (bisa tanda cacing jantung)

Jadwal Obat Cacing yang Direkomendasikan

Usia / Kondisi Frekuensi
Puppy 2–8 mingguSetiap 2 minggu
Puppy 2–6 bulanSetiap 1 bulan
Anjing dewasa indoorSetiap 3 bulan (4x setahun)
Anjing dewasa outdoor / huntingSetiap 1–2 bulan
Profilaksis cacing jantungSetiap bulan (seumur hidup di area berisiko)

Jangan Pakai Obat Cacing Manusia untuk Anjing

Beberapa obat cacing manusia berbahaya untuk anjing — terutama yang mengandung Ivermectin dosis tinggi yang bisa menyebabkan keracunan saraf. Ras Collie, Australian Shepherd, Sheltie, Border Collie, dan Old English Sheepdog memiliki MDR1 mutation yang membuat mereka sangat sensitif terhadap ivermectin — bahkan dosis pencegahan rutin bisa fatal. Untuk ras-ras ini, dokter biasanya memilih milbemycin atau spinosad. Selalu gunakan produk yang berlabel untuk anjing dan konsultasikan dosis dengan dokter hewan sesuai berat badan dan ras.

Panggil Dokter ke Rumah

Chat via WhatsApp

Ingin tahu estimasi biaya?

Cek Harga
BV

Ditinjau Medis Oleh

Tim Medis Birawa

Artikel ini telah diverifikasi oleh tim medis kami untuk memastikan akurasi informasi kesehatan hewan.

Disclaimer Medis

Informasi di artikel ini bersifat edukasi umum dan tidak dimaksudkan menggantikan konsultasi langsung dengan dokter hewan.

Setiap hewan memiliki kondisi unik. Jangan ragu untuk mencari bantuan profesional jika hewan peliharaan Anda sakit.

Bagikan Artikel

WhatsApp X / Twitter

Hewan Senior Butuh Perawatan Khusus

Tidak yakin gejala anabul normal atau darurat? Ceritakan ke dokter kami — kami bantu evaluasi tanpa perlu langsung booking.

Baca Artikel Lainnya

Lihat Semua