Kesehatan

Anjing Cacingan: Gejala, Jenis Cacing, Obat, dan Jadwal Pencegahan

12 Mei 2026
2 min read
Anjing Cacingan: Gejala, Jenis Cacing, Obat, dan Jadwal Pencegahan

Cacingan adalah salah satu masalah kesehatan paling umum pada anjing di Indonesia — dan salah satu yang paling sering diabaikan. Padahal infestasi cacing berat, terutama pada puppy, bisa menyebabkan anemia parah, malnutrisi, gagal organ, bahkan kematian.

Jenis Cacing yang Menyerang Anjing

Cacing Gelang (Toxocara canis)

Paling umum, terutama pada puppy. Panjang hingga 18 cm. Menular lewat kotoran, tanah, susu induk, atau tikus. Bisa menular ke manusia (zoonosis).

Jangan Tunggu Sampai Parah!

Konsultasikan gejala anabul Anda sekarang via WhatsApp. Gratis screening awal.

Chat Dokter via WhatsApp

Cacing Tambang (Ancylostoma)

Sangat berbahaya — menghisap darah dari dinding usus. Menyebabkan anemia berat dan diare berdarah. Bisa masuk melalui kulit kaki anjing yang berjalan di tanah terkontaminasi.

Cacing Pita (Dipylidium)

Disebarkan oleh kutu yang tertelan saat anjing grooming. Terlihat sebagai segmen mirip biji wijen di kotoran atau anus. Tidak mempan obat cacing biasa — butuh Praziquantel.

Cacing Jantung (Dirofilaria immitis)

Paling mematikan — hidup di jantung dan arteri paru. Disebarkan oleh nyamuk. Di Indonesia prevalensinya terus meningkat. Tidak ada pengobatan yang aman dan terjangkau untuk anjing yang sudah terinfeksi — pencegahan adalah satu-satunya pilihan.

Gejala Anjing Cacingan

  • Perut buncit, badan kurus (terutama puppy)
  • Bulu kusam, rontok, dan kurang sehat
  • Berat badan turun meski makan lahap
  • Diare, kadang berdarah atau berlendir
  • Muntah — kadang ada cacing terlihat
  • Cacing terlihat di kotoran (seperti mie/spaghetti)
  • Segmen cacing pita di sekitar anus
  • Menggosok pantat ke lantai (scooting)
  • Gusi pucat (tanda anemia berat)
  • Batuk kronis (bisa tanda cacing jantung)

Jadwal Obat Cacing yang Direkomendasikan

Usia / Kondisi Frekuensi
Puppy 2–8 mingguSetiap 2 minggu
Puppy 2–6 bulanSetiap 1 bulan
Anjing dewasa indoorSetiap 3 bulan (4x setahun)
Anjing dewasa outdoor / huntingSetiap 1–2 bulan
Profilaksis cacing jantungSetiap bulan (seumur hidup di area berisiko)

Jangan Pakai Obat Cacing Manusia untuk Anjing

Beberapa obat cacing manusia berbahaya untuk anjing — terutama yang mengandung Ivermectin dosis tinggi yang bisa menyebabkan keracunan saraf. Selalu gunakan produk yang berlabel untuk anjing dan konsultasikan dosis dengan dokter hewan sesuai berat badan.

Shareloc Sekarang, Dokter Terdekat Segera Meluncur

Kirim Shareloc dan keluhan singkat hewan Anda via WhatsApp. Tim Birawa Vet akan mengkonfirmasi apakah alamat Anda tercover dan menjelaskan estimasi biaya sebelum Anda mengunci jadwal.

Panggil Dokter Terdekat via WhatsApp

Ingin tahu estimasi biaya untuk keluhan anabul Anda hari ini?

Kirim usia, berat badan kira-kira, gejala utama, dan lokasi rumah melalui WhatsApp. Tim Birawa Vet akan membantu menyusun estimasi biaya yang wajar sebelum Anda memutuskan booking.

Chat Admin untuk Cek Harga
BV

Ditinjau Medis Oleh

Tim Dokter Hewan Birawa Vet

Artikel ini telah diverifikasi oleh tim medis kami untuk memastikan akurasi informasi kesehatan hewan.

Disclaimer Medis

Informasi di artikel ini bersifat edukasi umum dan tidak dimaksudkan menggantikan konsultasi langsung dengan dokter hewan.

Setiap hewan memiliki kondisi unik. Jangan ragu untuk mencari bantuan profesional jika hewan peliharaan Anda sakit.

Hewan Senior Butuh Perawatan Khusus

Tidak yakin gejala anabul normal atau darurat? Ceritakan ke dokter kami — kami bantu evaluasi tanpa perlu langsung booking.

Baca Artikel Lainnya

Lihat Semua
Konsultasi Triage Gratis Panggil Dokter Hewan Sekarang